PEMBENTUKAN DESA TANGGUH BENCANA (DESTANA)
- May 20, 2026
- Syamsul Bahri
Pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) oleh BPBD Kabupaten Barito Kuala bersama BPBD Provinsi Kalimantan Selatan merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat desa terhadap berbagai ancaman bencana seperti banjir, angin puting beliung, kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Program Destana di Kabupaten Barito Kuala mulai diperkuat pada tahun 2019 dengan sasaran utama Desa Batik, Kecamatan Bakumpai. Desa tersebut dipilih karena termasuk wilayah rawan bencana, memiliki akses yang cukup sulit, serta membutuhkan peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat.
Dalam pelaksanaannya, BPBD Provinsi Kalimantan Selatan bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Barito Kuala melakukan berbagai kegiatan, antara lain:
- pembentukan kelompok relawan desa;
- penyusunan rencana penanggulangan bencana desa;
- sosialisasi mitigasi bencana kepada masyarakat;
Program Destana juga menjadi bagian dari strategi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam membangun ketahanan daerah berbasis masyarakat. Hingga tahun 2023, BPBD Kalimantan Selatan telah membentuk puluhan desa tangguh bencana di berbagai kabupaten/kota, termasuk beberapa desa di Kabupaten Barito Kuala.
Melalui pembentukan Desa Tangguh Bencana, diharapkan masyarakat memiliki kemampuan untuk:
- mengenali risiko bencana di wilayahnya;
- melakukan pencegahan dan mitigasi;
- melaksanakan evakuasi secara cepat;
- mengurangi korban jiwa dan kerugian;
- serta mempercepat pemulihan pascabencana.
Program ini menunjukkan bahwa penanggulangan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat desa sebagai garda terdepan dalam menghadapi bencana.